"Lembaga Pembinaan dan Pendidikan bagi Anak-anak Yatim dan Dhuafa" --> Membuka pendaftaran Santri baru TA 2017/2018 .. Gratis Sekolah SMP-SMA... - selengkapnya -

Inspirasi Dahsyat

Senin, 2014-01-20. Penulis: Ust. Karianto

- "Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak meminta." ( QS. Adz-Dzariyat: 19 ) - "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, yang dengan zakat itu kamu membersihkan mereka dari kekikiran dan cinta yang berlebih-lebihan terhadap harta benda dan mensucikan mereka, dan mendo'alah untuk mereka. Sesungguhnya do'a kamu itu (menjadi) ketentraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (QS. At Taubah: 103). - "Sesungguhnya Allah mewajibkan (zakat) atas orang-orang kaya dari ummat Islam pada harta mereka dengan batas sesuai kecukupan fuqara diantara mereka. Orang-orang fakir tidak akan kekurangan pada saat lapar atau tidak berbaju kecuali karena ulah orang-orang kaya diantara mereka. Ingatlah bahwa Allah akan menghisab mereka dengan keras dan mengadzab mereka dengan pedih." ( HR. Tabrani dari Ali ra. ) - "Barang siapa meminjami (menginfaqkan hartanya) di jalan Allah dengan pinjaman yang baik maka Allah melipatgandakan ganti kepadanya dengan banyak. Allah menahan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan." (QS. Al Baqarah: 245) - "Perumpamaan orang yang menginfaqkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki dan Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui." (QS. Al Baqarah: 261) - "...dan tetaplah kamu berinfaq untuk agama Allah dan janganlah kamu menjerumuskan diri dengan tanganmu sendiri kelembah kecelakaan (karena menghentikan infaq itu)." QS. Al Baqarah: 195) Tanda-tanda kebahagiaan dan keberuntungan hidup seorang mukmin ada lima: Pertama, setiap ilmunya bertambah, bertambahlah tawadhu' dan kasih sayangnya. Kedua, setiap amalnya bertambah, bertambah pula rasa takut dan kehati-hatiannya. Ketiga, setiap kali umurnya bertambah, berkuranglah ketamakan dan kerakusannya terhadap dunia. Keempat, setiap hartanya bertambah, bertambah pula kedermawanan dan pengorbanannya. Kelima, setiap kali kedudukannya bertambah, bertambah pula kedekatannya kepada sesama manusia, peduli dan berusaha memenuhi kebutuhan mereka serta semakin rendah hati terhadap manusia. (Al Fawaid, Ibnu Qayyim Al Jauziyyah)

Kembali...
top